Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang

Lika-Liku Hidup Lukminto (Raja Tekstil – PT Sritex)

Posted by meisusilo pada 27 Desember 2008

image Saya dilahirkan pada tanggal 1 Juni 1946 di Kertosono, Nganjuk, Jawa  Timur.  Kami bertetangga dengan keluarga Bapak H. Harmoko, Ketua DPR/MPR RI.  Beliau adalah sahabat saya sejak kecil. Meskipun akhirnya jalan hidup kami  berbeda, namun itu tak membuat jarak di antara kami. Kami tetap akrab bila bertemu. Saya terjun ke bidang bisnis dan industri tekstil. Kisah saya jadi industriawan dan pengusaha tekstil yang sukses saya mulai ketika menjadi pedagang tekstil kecil-kecilan di Pasar Klewer Solo. Waktu itu saya wira-wiri menjual tekstil eceran. Lalu, meningkat sampai mempunyai
sebuah kios tetap.

Rupanya, saya memang hoki berbisnis tekstil, sehingga lambat laun saya bahkan bisa membuka pabrik tekstil sederhana  yang berlokasi di Jl. Kyai Maja di tepi Bengawan Solo. Dengan memiliki pabrik tekstil sendiri, usaha bisnis saya maju kian pesat. Lalu, bersama kakak kandung saya, kami mendirikan pabrik tekstil besar seluas 65 hektar dengan investasi 300 miliar rupiah.

Pabrik tersebut kami beri nama PT Sri Rejeki Isman (Sritex), berlokasi di Desa Jetis, Sukoharjo. Karyawan yang bekerja di sini kurang lebih 20.000 orang. Pada tanggal 3 Maret 1992, pabrik kami tersebut turut diresmikan oleh Bapak Soeharto bersama 275 pabrik aneka industri lainnya di daerah Surakarta, Jawa Tengah. Bukan main bangganya kami ketika itu. Terutama saya tentunya.

Cita-cita saya untuk menjadi orang kaya tercapai sudah. Kini orang tak bisa lagi menghina diri saya seenaknya. Sebab, saya bukan lagi Lukminto yang dulu (miskin).Lukminto hari ini adalah Lukminto yang kaya raya, bahkan berhak menyandang gelar “Raja Tekstil.”

Tapi benarkah saya bahagia ? Secara lahiriah memang, saya tak kurang suatu apapun. Punya rumah mewah, punya harta berlimpah, punya pabrik modern dengan ribuan karyawan, dan punya isteri cantik yang setia. Kurang apa lagi ? Tapi, ada satu hal yang
tidak pernah saya rasakan, batin saya tak pernah tenang. Saya selalu diliputi kegelisahan, karena selalu berpacu mengejar materi.

Sebagaimana umumnya WNI keturunan Tionghoa, keluarga kami adalah penganut agama Budha Konghucu, yakni agama Budha yang telah bercampur dengan tradisi dan pandangan hidup leluhur kami. Tetapi, karena kami dari keluarga miskin maka pendidikan agama kurang mendapat perhatian. Kami lebih disibukkan untuk mencari uang. Sejak
kecil saya telah diajar untuk berdagang.

Saya masih ingat, pulang sekolah, saya dan kakak langsung berdagang makanan-makanan kecil, seperti kacang goreng, permen, rokok, dan lain-lain. Kedua orang tua kami selalu menekankan kepada kami agar kelak harus menjadi orang kaya. Sebab jadi orang miskin itu tidak enak, selalu jadi cemoohan dan hinaan orang. Begitu pesan mereka. Kami pun selalu dididik untuk tidak boleh puas terhadap perolehan yang kami dapat. Kalau perolehan yang kami dapat hari ini sama dengan yang kemarin, itu berarti rugi.

Karena dicambuk oleh hal-hal yang seperti itu, saya tumbuh menjadi anak yang mandiri dan ulet. Saya tak punya cita-cita yang muluk-muluk sebagaimana lazimnya teman-teman seusia saya ketika itu – jadi pegawai negeri, ABRI, polisi, pilot, dokter, dan lain-lain. Saya cukup bercita-cita jadi orang kaya. Mengapa begitu ? Sebab, saya tahu diri. Sebagai WNI keturunan, nasib kami nyaris ditentukan oleh usaha dan keuletan kami sendiri.

Setelah saya beranjak remaja, saya semakin sadar bahwa posisi kami “kurang beruntung”  dibandingkan saudara-saudara kami lainnya. Kami tak bisa jadi ABRI, kami tak boleh jadi pegawai negeri. Padahal kami sudah lahir di negeri ini, dan mencintai negeri ini sama besarnya seperti saudara-saudara kami dari suku-suku lainnya di Nusantara ini. Tapi, itulah kenyataan.

Tak Punya Pegangan

Tak ada jalan lain bagi kami untuk dapat bertahan hidup, selain mengkonsentrasikan seluruh daya dan kemampuan kami dalam bidang perdagangan. Itulah barangkali faktor yang membuat kami menjadi suku bangsa yang ulet berdagang. Tapi, resikonya, yaitu tadi, perhatian terhadap kehidupan beragama sangat kurang. Bahkan dalam soal yang satu ini, saya nyaris tak punya pegangan yang pasti. Di rumah, saya beragama Budha Konghucu, tapi di sekolah saya beragama Kristen.

Agama buat saya ketika itu, tak lebih hanya sebagai tempelan belaka. Sebagai penganut Budha, saya nyaris tak pernah ke wihara untuk bersembahyang. Begitu pun sebagai penganut Kristen, saya nyaris tak pernah ikut kebaktian di gereja. Karena terlalu dikejar obsesi untuk menjadi orang kaya, saya jadi lupa segalanya. Saya tak tahu lagi mana yang halal dan mana yang haram. Semua cara akan saya tempuh untuk memperoleh kekayaan. Termasuk dengan jalan “muja” ke  Gunung Kawi. Di tempat yang dianggap keramat ini banyak orang yang datang untuk minta pesugihan (kekayaan). Melalui petunjuk yang diberikan kuncen, saya mulai nglakoni (menjalankan) beberapa persyaratan yang tak bisa saya ceritakan di sini.

Alhasil, dalam tempo singkat usaha dagang saya maju pesat. Yang semula saya hanya pedagang tekstil eceran, meningkat bisa membuka kios, lalu membuka pabrik tekstil sederhana, sampai akhirnya mendirikan pabrik tekstil raksasa seperti PT Sritex tersebut. Kendati sudah menjadi Raja Tekstil, namun batin saya kosong dari siraman rohani. Saya tak pernah  merasakan kebahagiaan dan kedamaian, sebagaimana yang sering saya saksikan dari kehidupan kaum muslimin.

Kebetulan, sebagian besar karyawan saya beragama Islam. Sering saya saksikan, di sela-sela waktu istirahat makan siang, mereka tak lupa menunaikan sembahyang  (belakang saya tahu itu disebut shalat). Meskipun waktu itu di pabrik ada tempat khusus untuk shalat (mushalla atau  masjid), namun mereka tetap mendirikan shalat di beberapa tempat seperti di gudang dan di lorong-lorong pabrik.

Sering saya amati, usai shalat wajah mereka tampak begitu cerah. seakan terpancar dari jiwa mereka yang tenang. Padahal saya tahu pasti, gaji  mereka tak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kekayaan yang saya miliki. 

Suatu kali, secara iseng pernah saya tanyakan kepada salah seorang karyawan,  mengapa mereka begitu disiplin melaksanakan shalat. Apa jawabannya ? Jawabannya sungguh membuat saya terkejut. “Kami shalat semata-mata untuk mencari keridhaan Allah, sebab hidup di dunia hanya sementara. Ada kehidupan yang kekal di akhirat kelak, yang harus kami persiapkan sebelum mati,” begitu jawab mereka. Sungguh, selama itu saya tak pernah berpikir tentang mati. Yang saya tahu, kematian itu hanyalah akhir dari kehidupan. Sedangkan menurut karyawan saya yang muslim tadi, kematian adalah pintu atau jalan antara untuk menuju alam lain yang disebut akhirat, di mana segala perbuatan manusia akan diperhitungkan sesuai baik-buruknya. Mengingat itu semua, bulu kuduk saya berdiri. Sungguh, saya amat takut menghadapi kematian dalam keadaan saya yang bergelimang dosa.

Mimpi Shalat

Sejak itu, saya jadi pendiam. Saya jadi lebih suka merenung dan berpikir tentang diri saya sendiri. Saya pun mulai suka mengikuti siaran Mimbar Agama Islam yang ditayangkan TVRI setiap Kamis Malam. Begitu tenggelamnya saya dalam perenungan, sehingga pada suatu malam, tepatnya tanggal 10 Januari 1994 bertepatan malam 27 Rajab (Isra’ Mi’raj), saya bermalan di vila kami yang sejuk di daerah Tawangmangu (Solo).

Dalam tidur saya bermimpi diberikan sehelai sajadah oleh teman karib saya, lalu saya disuruh melaksanakan shalat.
“Saya nggak bisa shalat,” jawab saya. Lalu, teman saya memberi contoh bagaimana caranya shalat. Setelah paham, saya pun disuruh mengulangi gerakan shalat yang ia peragakan.

“Shalatlah kamu,” katanya. Lalu, saya pun shalat. Tapi, baru separo jalan, saya pun terjaga. Ternyata, itu hanya mimpi. Sejak bermimpi seperti itu, saya jadi gelisah. Isteri saya pun sempat bingung melihat diri saya. Tapi saya tak menceritakan mimpi itu kepadanya.

Untuk beberapa waktu lamanya, mimpi itu hanya jadi rahasia diri saya seorang. Tapi lama-lama saya tak tahan juga untuk tidak bercerita. Kebetulan, saya mempunyai tukang pijat pribadi, namanya Pak Edi. Ia seorang muslim yang taat. Ketika pada suatu malam saya minta dipijat olehnya, saya ceritakanlah mimpi itu kepadanya. Mendengar cerita mimpi saya itu, Pak Edi spontan bergumam,

“Subhanallah, insya Allah tak lama lagi Bapak akan masuk Islam,” katanya mantap. “Benarkah ?” tanya saya.
“Insya Allah,” jawabnya pasti.
Sejak itu, saya pun mulai dibimbingnya untuk melaksanakan shalat. Saya pun mengikuti sarannya untuk berkhitan. Tapi itu semua saya lakukan secara sembunyi-sembunyi. Saya bahkan dikhitan di Jakarta. Ketika  masuk bulan suci Ramadhan, saya pun ikut melaksanakan ibadah puasa dan mengeluarkan zakat (mal).

Karena sudah merasa mantap dengan pilihan hati saya itu, Pak Edi menyarankan agar keislaman saya itu harus segera diproklamirkan. Alasannya, agar semua orang tahu bahwa saya sudah muslim. Sarannya itu pun saya terima.

Singkat cerita, pada tanggal 11 Maret 1994 bertepatan dengan peringatan Supersemar, saya mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat di hadapan umat Islam dan karyawan PT Sritex, dibimbing oleh pemimpin Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Ustadz H. Moh. Amir, S.H.

Alhamdulillah, isteri saya pun kini telah menjadi seorang muslimah. Bahkan pada tahun 1995 lalu, bersama isteri dan 10 orang staf PT Sritex, kami berkesempatan menunaikan ibadah haji.

Dari Buku :  Saya Memilih Islam (Kisah Orang-orang yang Kembali ke
Jalan Allah)
Penyusun :  Abdul Baqir Zein
Penerbit :  Gema Insani Press Jakarta 1999

About these ads

59 Tanggapan to “Lika-Liku Hidup Lukminto (Raja Tekstil – PT Sritex)”

  1. unyil berkata

    subhanawloh walhamdulilah walailahailawloh wauloh hu akbar

  2. udin m top berkata

    alhamdulilah maha penyayang Allah,tlh memberi hidayah pd mr lukminto jd muslim n kekayaan melimpah.tp jgn lupakan para karyawan yg kau rampas hak2nya.ingat!!! Allah maha adil.

  3. Arman maulana syukri berkata

    Subhanallah.. Bapake lukminto sudah sadar ya.. Tapi kenapa ya? kok senangnya merampas hak2 karyawannya??? Katanya udah haji, tapi koq kelakuannya seperti itu ya..?

    Setiap perusahaan yg sudah diambil alih smua aturannya ada diganti..
    Padahal aturan di perusahaan tersebut sudah berjalan dgn baek..
    Kalo bapake lukminto memang berjiwa besar dan pernah merasakan hidup miskin.. Sekiranya sudilah bapake lukminto untuk memberikan keleluasan dan hak2 karyawan sesuai peraturan pemerintah yg ada.
    Jangan merampas hak2 karyawan.
    Seharusnya bapake lukminto melindungi dan ikut memberi pada para karyawan yg slama ni dah berjasa besar pada bapake lukminto..

  4. abdulloh berkata

    alhamdulillah, trimakasih saya dikasih 3jt,untuk tidak kerja lagi dipabrik..yg bapak baru beli..memang tidak sesuai aturan pemerintah tapi bapak tidak menyalahi syariat islam…syukron jazakumulloh katsiro..mudah-mudahan 3jt penuh dengan barokah……

  5. anda sudah sangat kaya….. mohon klub sepak bola PESIS Solo di perhatikan…. terima kasih…

  6. aanz_boys berkata

    PERSIS SOLO butuh anda pak Lukminto… tolong majukan sepak bola kota Solo. trimakasih

  7. affandi berkata

    majukan sepak bola indonesia…khususnya solo…

  8. Chatur berkata

    mungkin saya hanya orang yang ingin menyampaikan rasa kagum terhadap keputusan bapak untuk memeluk islam.mungkin mimpi itu adalah teguran dari Alloh SWT untuk anda.dan mungkin anda masih diberi kesempatan oleh Alloh SWT untuk memperbaiki semua yang anda lakukan di masa lalu.jalan terbaik hanyalah di jalan Alloh SWT semata,jagalah iman sampai akhir khayat kita nanti.semoga kita menjadi orang yang selalu mendapat hidayah dan terus dijaga dijalan Alloh sampai nanti di hari kiamat.

  9. Chatur berkata

    mungkin saya hanya orang yang ingin menyampaikan rasa kagum terhadap keputusan bapak untuk memeluk islam.mungkin mimpi itu adalah teguran dari Alloh SWT untuk anda.dan mungkin anda masih diberi kesempatan oleh Alloh SWT untuk memperbaiki semua yang anda lakukan di masa lalu.jalan terbaik hanyalah di jalan Alloh SWT semata,jagalah iman sampai akhir khayat nanti.semoga kita menjadi orang yang selalu mendapat hidayah dan terus dijaga dijalan Alloh sampai nanti di hari kiamat.

  10. berkelana berkata

    الله اكبر

  11. Predator Arab berkata

    Inilah gambaran sosok cukong kartel Cikeas yg sadis. Coba lihat semua perudahaannya dimanej dan dijaga oleh centeng-centeng TNI. Sdh begitu bekingnya Kebo Cikeas. Dasar Mafia.

  12. benar 7 berkata

    AHH koprit, !!!!!!

  13. Darto Helm berkata

    Dulu saya kerja beberapa tahun di Diamond International Restaurant di Solo milik Pak Lukminto, sekareng udah ga kerja di sana lagi. yang jadi pertanyaan saya:
    1. Kenapa kalo bulan puasa sering sarapan pagi di ruang VIP?
    2. Kok sering minum Wine (padahal minuman keras)? Yang sering service Pak Tarman
    3. Istrinya sekarang beragama islam? Anak2nya?
    4. Suami Lenny (anak Pak Lukminto) sebenarnya penjilat, banyak karyawan yang udah tahu tp ga berani ngomong.
    5.Setuju dg predator Arab di atas, kenapa semua TNI? Sama dengan Robby Sumampow? Apakah karena rebutan Ibu Ling-Ling (Ibunya Wynne Prakusya)?
    6. Kenapa labelnya Moslem Chinese Food, tp bumbunya banyak yang masih pake Arak? (Misal Ayam goreng hongkong, semua Ca, dll)
    7. Meskipun bisnis dan jika anda bukan muslim gadungan yang semata2 cari uang, mohon jangan membuat Rompi anti peluru untuk Isral.

  14. Darto Helm berkata

    Penderitaan rakyat Palestina lebih berat, dibandingkan dengan untung Anda dari hasil export rompi anti peluru untuk Israel

  15. hariyadi berkata

    Pa Sy berminat bahan hemp/rami yg PT Sritex baut,
    inovatif, gogreen, back to nature dan hightech.
    hehehe,

  16. may berkata

    mungkin pak lukminto bth janur janur besi utk mengikat bal.saya bisa menyediakan dg harga kompetitif

  17. dwiyoga yunianto berkata

    Subhanallah………..kun fayakun……..bila Allah SWT sdh menghendaki………tdk satu pun mahluk di alam ini dpt mencegahnya…….Jazakumullah pak……….mudah2an kita termasuk golongan yang diberkahi Allah SWT

  18. Fahmy Chaidarrahman berkata

    Astagfirullah, dari semua komentar diatas ternyata Bpk. Lukminto Islam KTP to, padahal pertama saya sangat salut dengan kesuksesan yang beliau raih dan keyakinan beliau untuk menjadi seorang mualaf …

  19. darto helm berkata

    mohon kalau memeperkerjakan karyawan garment jangan sampai jam 11 malam, ingat mereka calon2 ibu, bahkan ibu yang juga harus mendidik anak-anaknya, rusaknya negara tergantung dari didikan seorang ibu, baik dan kokokhnya suatu negara jg peran seorang ibu. dan perhatikan dari sisi agama. kalau anda benar2 muslim

  20. heri berkata

    hahahaha….. kalo bener orang muslim kenapa karyawan sritex lembur gak dibayar? lembur wajib, 4 jam per hari, hanya untuk alasan tanggung jawab karyawan. lha tanggung jawab bapak nggaji mana? ingat, bayar upah sebelum keringat kering. ada hadisnya itu, pak!

  21. KOKO berkata

    YOU RIGHT MR…
    DUIT EMANG GA’ DIBAWA MATI…
    TAPI SETIAP KEMATIAN BUTUH DUIT….

  22. rina berkata

    saya memang kagum dengan pejuangan dan pengorbanan bapak yang dapat merubah nasib,jujur saya ingin merubah nasib saya dan keluarga saya.tapi saya hanya lulusan smk saya bisa apa.
    saya pernah kerja di pt sritek bag garmen,tp knpa harus ada lost time(molor)setiap hari harus pulang jam 11 malam padahal hanya digaji jam 8 atau jam 9.

  23. joyo boyo berkata

    assalam’alaikum..

  24. joyo boyo berkata

    Bp.H.M.LUKMINTO yg terhormat..salam kenal dari saya…saat ini saya adalah salah satu karyawan Bp.lukminto. dan sudah 11 tahun saya bkrja di perusahaan bapak. saya di adikencana M.B..yang mau saya sampaikan ke bpk lukminto ialah.tentang penerimaan karyawan d adikencana pak…kabar yang saya terima ,calon karyawan yang mau kerja di adikencana di tarik / di harus kan bayar dengan sejumlah uang..dan besar nya uang jga berfareasi pak…ada yang bayar 500rb,bahkan ada yg bayar 1 juta… dan teryata itu semua bukan hanya kabar pak, tapi ada faktanya…untuk itu saya mohon kepada pak lukminto…demi citra perusahaan bapak dan keresahan yg kami alami…tolong periksa HILMAR PANGRIBUAN…DAN ANTEK 2 NYA…terimakasih

  25. joyo boyo berkata

    jangan lama2 pak…untuk perhatian dan tindakan nya… matornuwon

  26. lutfhi berkata

    assalamualaikum wr,wb. saya dr jepara jateng bergerak di bidang penjualan kain sisa stok dr textil maupun garment, karna di tempat kami kain fres order harga tidak kuat di pasaran. yg di cari harga di bawah standart. mohon kepada bapak LUKMINTO untuk membantu mencari jalan keluarnya agar saya bisa kerja sama dengan bapak tentang mendapatkan kain dg kwalitas lumayan harga murah. wassalamualaikum wr wb.

  27. joyo boyo berkata

    pak, gmana tindak lanjut nya pak?

  28. joyo boyo berkata

    adikencana saat ini; departemen kocar kacir setelah sepeniggalan Bp SUYADI DANUBRATA. tingkah laku pak HILMAR PANGRIBUAN semakin menggila, sok kuasa,.. tapi tak tau apa2 tentang departement. sekarang tinggal pak LUKMINTO, harus segera tentukan nasib AKMB.

  29. theresia berkata

    salamualaikum
    Selamat menjalankan ibadah puasa yang beberapa hari lagi datang bulan ramadhan.

  30. Hamba Allah berkata

    Waaahh…ternyata pak lukminto orangnya sprti itu to, syock saya baca komentar2 di atas. Tadinya saya kagum bgt dg perjuangan beliau untuk menjadi orang sukses dan untuk menjadi mualaf…..Tapi ternyata semua itu cuma trik “merendahkan diri untuk meningkatkan mutu”.

    Subhanllah pak bertobatlah…tidak ada yang bisa menjamin bahwa umur bapak akan panjang…

  31. jabrixs berkata

    semoga ktp ny masuk surga

  32. intel indomi telor berkata

    saya dengar anda suka menghalalkan segala cara demi meampas hak hak orang lain, dan faktanya adik adik anda adalah rentenir pak… tolong dinasehati agar mereka insaf, dan tolong jangan suka main uang dan sok kuasa untuk membeli aparat, karna anda dan keluarga anda sedang di selidiki intel pusat

  33. ustat berkata

    pak banyak orang tidak bersalah yang masuk penjara karna ulah keluarga bapak… Allah tidak pernah tidur Pak

  34. joyo boyo berkata

    adikencana bangun TFO, rekrut karyawan banyak…untuBisa masuk jd kryawan harus bayar minimal 400 rb + ayam bangkok kepada bpk hilmar pangribuan…kenapa yang punya pabrik hanya diam..?

  35. joyo boyo berkata

    pak lukminto knapa pecundang 2 seperti hilmar pangribuan tidak di tindak lanjuti…kami mohon pak lukminto untuk kroschek berita ini…kami sudah sangat gerah pak, dengan tingkah laku hilmar pangribuan…

  36. anadika berkata

    pak Lukminto dah gak megang perusahaan mbok jgn di hujat,perusahaan itu di pegang oleh pemegang saham,dan dijalankan oleh direktur ,staf dll,pak lukminto jelas gak bisa mengubah kebjijakan, untuk mengubah harus ada rapat umum pemegang saham. jELAS BANGET SULIT. jangan menghujat klo ndak tau deh

  37. wallahu a’lam,kalau kita masih bisa mencari tahu jalan keluarnya,apa salahnya kalau dimusyawarahkan secara bersama2.

  38. gento berkata

    semoga diberi jalan terbaik untuk kita semua..
    aminnnnn

  39. kardi hs berkata

    ASS…..semoga bapak selalu dirahmati Alloh swt Amiin dan menjadi manusia yg amanah yg tdk rakus dgn harta karena semua itu adalah hanya ujian belaka ,saya adalah manta karyawan bpk juga yg ikut buka pertama sritex cuma krn kesejahteraan kel kami tdk cukup maka saya keluar ,pesan saya tlg perhatikan kesejahteraan karyawan bpk agar lbh baik,terimakasih

  40. dani s berkata

    Berapapun gaji yg diterima karyawan,tidak akan pernah cukup,tidak akan pernah membuat sejahtera.Klo tidak bisa bersyukur dan berusaha mencarri penghasilan tambahan

  41. joko samodro berkata

    buat bp LUKMINTO ganti personalia nya pak masa bp.arif dan ibu.lanjar setiap ada yang mau nglamar di tanya mau bayar gak kalo mau ntar saya jamin di terima……..

  42. risky berkata

    saya salut sama bapak berani memutar haluan ,saya sama seperti bapak waktu kecil .orang tua saya juga sama menekan saya untuk jadi orang kaya , makasih pak atas ceritanya .(mohon doa restu)

  43. cipto n berkata

    Allah Maha Berkehendak

  44. DJONI SUPRIYADI SOEPARDJO berkata

    Ya Allah, Limpahkan petunjukMu kpd pak Lukminto & Keluarga petunjuk Ketaqwaan, Ketaatan, Istiqomah dan Khusnul Khotimah.
    Sayang Alm Bpk Bambang Soepardjo ex Ketua DPRD Sukoharjo 1982 – 1987 yang sering memuji kesuksesan pak Luminto, tidak sempat melihat pak Lukminto melaksanakan Sholat, karena beliau meninggal dunia pada thn 1988

  45. ruri berkata

    karyawan PT sritex adalah budak rupiah

  46. gepenk berkata

    s’moga PT.SRITEX GROUP cepet BANGKRUUTTZZ…dan Hotel2nya jg cepet Ambruk..

  47. Supri berkata

    Alhamdulillah, anda telah masuk islam.
    tpi taukah panjenengan, apakah islam itu sebenarnya? Apakh hanya syahadat, solat,puasa,zakat,haji?
    Kalo hanya ini, maka blumlah smpurna keislaman itu (blum kaffah)

  48. tari berkata

    ternyata dibalik kisah inspiratif bpk. Lukminto. ada banyak kisah kelam para karyawan yang menjadi ujung tombak perusahaan. semoga ini jadi pelajaran hidup berharga utk smua.

  49. awal berkata

    Subhannalllah……….apa kabar p.H. Lukminto – smga Allah SWt slalu melimpahkan berkah kpd bapak dan keluarga…….amin

  50. karyawan tertidas berkata

    namanya pemilik pabrik pasti menghalalkan segala cara supaya bisnis mereka bisa bertahan…kalo ga halalin segala cara,,,udah kegusur dari dulu itu semua kekayaan Lukminto

  51. Dedy berkata

    Alhamdulillah………….

  52. segara berkata

    Sekarang telah tiada,baik-ataupun buruk yang berkenan menilai adalah Dia Yang Esa,karena ini yang dinamakan kebijaksanaan Allah,tanpa ada yang tahu seberapakah besar hal-hal baik ataupun buruk yang pernah dilaluinya,patutnya kita berterima kasih atas apa yang dilakukannya,apa yang baik kita ambil dan jalankan,apa yang buruk jadikan pedoman untuk membuat kita menjadi ‘eling’,Selamat Jalan Pak Lukminto,walau pun kita tidak sejalan

  53. Batik Solo berkata

    Selamat jalan pak Luk, semoga khusnul khotimah, amin

  54. Dwiyoga Yunianto berkata

    Inalilahi wa’inna ilaihi rojiun, semua ciptaan Allah pasti kembali kepada Allah, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

  55. Redita berkata

    Innalillahi wa’innailaihi roji’un……
    Manusia tiada yang sempurna, kesempurnaan hanyalah milik Alloh semata & Alloh juga yang menggenggan hati & jiwa manusia…..Apapun masa lalu beliau, yg terbaik saat ini adalah sesama muslim kita hanya bisa mendoakan kepada beliau, selamat jalan Pak Luk….. semoga diterima segala amal ibadahnya & diampuni segala kesalahanya….Amin YRA

  56. SayOgi berkata

    innalillahi wa innalillahi roji’un……… semu kembali ke pada Nya…..

  57. Arief Rusman berkata

    Rabu, 5 Feb 2014 di RS Mount Elizabeht Singapura Akhir dari kehidupan Bpk H.M. Lukminto sang Stick Holder PT. Sritex. Jalan yang panjang telah Bpk H.M. Lukminto (Alm) Lalui dan dari perjalanan panjang itulah
    yang akhirnya bisa mengantarkan Beliau menjadi Raja Texstil yang sangat handal dan diperhitungkan di dunia Texstil . . . Selamat Jalan sang Raja Texstil Indonesia Alm. Bpk H.M. Lukminto smg Alloh SWT Senantiasa Memaafkan atas segala Dosa, Salah dan Klilaf dan menerima semua Amal Kebaikan serta akhirnya menempatkan di tempat yang Istimewa yaitu tempat yang Murwat, Nikmat penuh dengan Berkat disisi Alloh SWT . . . dan semua Keluarga mudah-mudahan bisa menerima hal ini sbg Garis dan Takdir dari Alloh SWT jng terlalu lama larut dlm kesedihan tetapi bangkit dan bangunlah untuk melanjutkan Cita – Cita Beliau Amin Yaa Roball Allamin Arief Kodim 0726/Skh

  58. JOKO DARMANTO berkata

    Hargailah pilihan hidup seseorang jangan suka manyalalah-nyalahkan seseorang karena itu merupakan hak azasi seseorang dalam menentukan pilihan hidup, seperti pilihan hidup Bpk H.Muh.Lukmito in perlu di apresiasii karena beliau sudah terbukti sebagai Bisnisman sukses yang mewarnai kehidupan di bidang perstektilan,coba kita bayangkan nenek kita dulu mau beli pakaian yang pantas saja mahalnya tidak ampun, maka setelah Bp.H.Muh Lukminto ini ikut berkiprah di dunia perstektilan tentunya akan mempengaruhi masalah sandang. Dan mudah-mudahan Pioniritas dari beliau bisa kita contoh dan kita ambil segi positifnya , karena Solo khususnya dan Indonesia Umumnya sangat memerlukan Suri tauladan seperti beliau Bpk. H Muh Lukminto ini yang sudah benar-benar menunjukan kepiawianya. Kami mengajak semua saudara dan rekan jangan sampai mencari kejelekan seseorang, karena memang hidup ini tidak bisa sempurna seperti yang saudara/rekan pikirkan.

  59. ERFAN RUSTYAWAN berkata

    Bpk.H.Muh Lukminto contoh warga bangsa yang perlu di suritauladani, karena beliau merupakan pionir yang membanggakan dan mengharumkan nama Daerah dan Bangsa, karena kegigihanya,keuletanya,pantang menyerah dalam usahanya sehingga masalaah sandang di Republik ini sudah bisa terpenuhi, seandainya orang seperti beliau tidak tampil maka kita sedikit banyak akan direpotkan dengan masalah kebutuhan sandang bahkan bisa dipastikan kita tetap masih Impor dari luar, maka dengan jiwa pioniritas beliau masalah sandang sudah terjangkau dan mudah-mudah akan muncul lebih banyak lagi Bpk.Lukmito-Lukminto baru yang lebih banyak lagi karena dengan kegigihan beliau terbukti juga menampung tenaga kerja yang cukup banyak tentunya akan mengurangi pengangguran, khususnya untuk wilayah Solo Raya agar cepat berkembang dan pertumbuhan Ekonominya bisa meningkat lebih signifikan lagi, apalagi akhir-akhir ini dikawasanan Solo Baru geliat Pertumbuhan Ekonomi sudah mulai nampak maka perlu kita apresiasi secara positif , Bocah BAKI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: